By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
SUARA JATENGSUARA JATENGSUARA JATENG
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Semarang
  • Lifestyle
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Hukum Kriminal
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Politik
  • Olahraga
Reading: Petani Senggi Tak Lagi Hanya Andalkan Hujan, UNDIP Bangun Sumur Bor untuk 10 Hektare Sawah
Share
Font ResizerAa
SUARA JATENGSUARA JATENG
  • Semarang
  • Lifestyle
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Hukum Kriminal
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Politik
  • Olahraga
Search
  • Semarang
  • Lifestyle
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Hukum Kriminal
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Politik
  • Olahraga
Have an existing account? Sign In
Follow US
Daerah

Petani Senggi Tak Lagi Hanya Andalkan Hujan, UNDIP Bangun Sumur Bor untuk 10 Hektare Sawah

Estu Aprilio
Last updated: 14 September 2026 9:04 am
Estu Aprilio
Published: 14 September 2026
Share
SHARE

suarajateng.com (KEEROM) – Ketergantungan terhadap curah hujan menjadi tantangan bagi petani di Kawasan Transmigrasi Senggi, Kabupaten Keerom, Papua. Ancaman kekeringan yang dipicu fenomena El Nino berpotensi mengganggu produktivitas lahan pertanian warga.

Contents
Sumur Bor Jadi Harapan PetaniPerkuat Ketahanan Pangan di Kawasan Transmigrasi

Kondisi tersebut mendorong Tim Ekspedisi Patriot Universitas Diponegoro (TEP UNDIP) mengambil langkah konkret dengan membangun sarana sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air pertanian masyarakat.

Pembangunan sumur bor dilakukan melalui kolaborasi Tim 7 dan Tim 12 TEP UNDIP. Sumber air tersebut dirancang untuk mendukung pengairan sekitar 10 hektare lahan sawah warga Senggi.

Selama ini, lahan pertanian masyarakat masih sangat bergantung pada ketersediaan air dari curah hujan. Dengan adanya sumur bor, petani memiliki sumber air alternatif ketika pasokan air hujan tidak mencukupi.

Ketua Tim 7 TEP UNDIP, Fajrin Pramana Putra, S.P., M.Sc., mengatakan pembangunan infrastruktur air tersebut merupakan bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam membantu masyarakat menghadapi tantangan perubahan iklim.

Menurut Fajrin, ketersediaan air menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keberlanjutan sektor pertanian. Karena itu, sumur bor diharapkan dapat memberikan manfaat secara berkelanjutan bagi masyarakat Senggi.

“Langkah ini merupakan wujud kontribusi nyata perguruan tinggi dalam mendampingi masyarakat menjaga ketahanan pangan dari dampak perubahan iklim,” jelasnya.

Sumur Bor Jadi Harapan Petani

Bagi kelompok tani di Senggi, keberadaan sumber air alternatif memberikan harapan baru untuk mempertahankan produktivitas sawah.

Perwakilan kelompok tani Senggi, Suroso, menyampaikan apresiasi atas pembangunan sarana tersebut. Menurutnya, kepastian pasokan air menjadi hal penting bagi petani untuk menjaga keberlangsungan kegiatan pertanian.

Dengan dukungan sumur bor, petani diharapkan memiliki akses air yang lebih stabil sehingga risiko terganggunya produksi akibat kekeringan dapat ditekan.

Perkuat Ketahanan Pangan di Kawasan Transmigrasi

Program TEP UNDIP tersebut tidak hanya menjadi solusi atas persoalan kekurangan air, tetapi juga berkaitan erat dengan upaya menjaga ketahanan pangan masyarakat.

Pengairan yang lebih terjamin dapat membantu petani mengoptimalkan lahan pertanian yang tersedia. Sekitar 10 hektare sawah yang mendapatkan dukungan irigasi dari sumur bor diharapkan mampu tetap produktif meski menghadapi kondisi cuaca yang kurang mendukung.

Pembangunan sarana tersebut juga sejalan dengan agenda Sustainable Development Goals (SDGs), terutama dalam menghadapi perubahan iklim, mendukung akses terhadap air, serta memperkuat ketahanan pangan masyarakat.

Kehadiran TEP UNDIP di Senggi menunjukkan bahwa kolaborasi perguruan tinggi dan masyarakat dapat melahirkan solusi praktis untuk menghadapi persoalan lingkungan sekaligus mendukung keberlanjutan sektor pertanian di daerah.(**)

You Might Also Like

Lahan Budidaya Ikan di Semarang Mulai Berkurang Akibat Rob
RSUD Margono Soekarjo Jadi Pusat Layanan Kesehatan Banyumas Raya
Cara Wagub Taj Yasin Pulihkan Senyum Siswa Korban Sekolah Roboh di Sragen
Pemprov Jateng Apresiasi Polri Dukung Ketahanan Pangan
Taj Yasin Pacu Percepatan Sensus Ekonomi 2026, Capaian Jateng Sudah 81 Persen
TAGGED:el ninoKeeromPapuasawahsumur borTEP UNDIPUndip
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
Nasional

Dirut PDAM Semarang Hadiri Global Water Summit 2026 di Spanyol

Estu Aprilio
Estu Aprilio
15 Mei 2026
Rupiah Melemah, PHRI : Peluang Besar Kunjungan Wisman Meningkat
Taj Yasin Bangun Kembali Masjid Bersejarah yang Ludes Terbakar
Tokio Sushi Hadir di Semarang, Tawarkan Sensasi ‘Sushi Bomb’ dengan Harga Bersahabat
Jawa Tengah Perlu Pengembangan Perumahan Mandiri Energi
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
Suara Jateng adalah media independen tentang berita terkini seputar Jawa Tengah.
  • Kantor dan Redaksi
  • Pedoman Kebijakan dan Privasi
  • Pedoman Media Saiber
  • Kantor dan Redaksi
  • Pedoman Kebijakan dan Privasi
  • Pedoman Media Saiber
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?