suarajateng.com (SEMARANG) – Situasi di jalan raya dapat berubah dengan cepat, terutama ketika lalu lintas sedang padat. Pengendara sepeda motor pun dituntut mampu mengambil keputusan dengan tepat, termasuk ketika harus melakukan pengereman secara mendadak.
Instruktur Safety Riding Astra Motor Jawa Tengah (Jateng), Burhanudin Mey, mengingatkan bahwa kemampuan melakukan pengereman dengan tepat merupakan bagian penting dari keselamatan berkendara.
Selain menguasai teknik berkendara, pengendara perlu memperhatikan jarak dengan kendaraan di depan dan menyesuaikan kecepatan dengan kondisi lalu lintas.
“Teknologi sekadar alat bantu. Kemampuan mengontrol jarak aman serta teknik pengereman yang tepat dari pengendara tetap menjadi kunci utama keselamatan berkendara di jalan raya,” ujar Burhanudin.
Menurutnya, teknologi pada kendaraan juga dapat menjadi pendukung keselamatan. Salah satunya melalui sistem Anti-lock Braking System (ABS) yang dirancang untuk membantu mencegah roda terkunci ketika terjadi pengereman.
Sistem tersebut dapat membantu mempertahankan cengkeraman ban terhadap permukaan jalan sehingga kendaraan tetap lebih mudah dikendalikan dalam kondisi tertentu.
Hal ini menjadi perhatian terutama ketika pengendara melintasi permukaan jalan yang basah atau berpasir. Kondisi tersebut dapat memengaruhi daya cengkeram ban sehingga membutuhkan kewaspadaan lebih tinggi.
Burhanudin menegaskan bahwa keberadaan fitur keselamatan tidak boleh membuat pengendara mengabaikan prinsip dasar berkendara.
Pengendara tetap perlu menjaga jarak aman, mengontrol kecepatan, memperhatikan kondisi permukaan jalan, serta mengantisipasi pergerakan kendaraan maupun pengguna jalan lainnya.
Dengan jarak yang cukup, pengendara memiliki waktu lebih banyak untuk bereaksi ketika menghadapi kendaraan yang berhenti tiba-tiba atau kondisi lain yang membutuhkan pengereman.
Pemahaman mengenai teknik pengereman dan kebiasaan berkendara secara aman menjadi bagian penting dalam mengurangi risiko kecelakaan di jalan.
Edukasi keselamatan berkendara tersebut juga menjadi bagian dari kampanye #Cari_Aman yang dilakukan Astra Motor Jateng untuk mendorong pengendara menerapkan perilaku berkendara yang lebih aman.(**)


