By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
SUARA JATENGSUARA JATENGSUARA JATENG
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Semarang
  • Lifestyle
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Hukum Kriminal
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Politik
  • Olahraga
Reading: Wali Kota Semarang Kunjungi 3 Rumah Ibadah, Tegaskan Semarang Kota Ramah dan Toleran
Share
Font ResizerAa
SUARA JATENGSUARA JATENG
  • Semarang
  • Lifestyle
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Hukum Kriminal
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Politik
  • Olahraga
Search
  • Semarang
  • Lifestyle
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Hukum Kriminal
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Politik
  • Olahraga
Have an existing account? Sign In
Follow US
Semarang

Wali Kota Semarang Kunjungi 3 Rumah Ibadah, Tegaskan Semarang Kota Ramah dan Toleran

Estu Aprilio
Last updated: 30 Agustus 2026 10:41 pm
Estu Aprilio
Published: 29 Agustus 2026
Share
SHARE

suarajateng.com (Semarang) — Tiga rumah ibadah dari komunitas Katolik, Kristen, dan Islam menjadi titik kunjungan Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, dalam sehari. Mulai dari Gereja St. Theresia Paroki Bongsari, GKJ Semarang Timur, hingga Pengajian Akbar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Agung Semarang (Kauman), Agustina menyampaikan pesan kerukunan dan harmoni antarumat beragama sebagai bagian dari kehidupan Kota Semarang.

Kunjungan pertama dilakukan di Gereja St. Theresia Paroki Bongsari, dalam acara Funwalk memperingati HUT ke-58 paroki tersebut. Agustina mengapresiasi kebersamaan warga kota yang saling mendukung dalam setiap perayaan keagamaan.

“Hari ini ada kegiatan Katolik, Kristen, kemudian nanti peringatan Maulid Nabi di Kauman. Inilah indahnya Kota Semarang, sebuah kebersamaan yang memberikan keberkahan dan kedamaian luar biasa,” ujarnya.

Agustina menambahkan, sikap saling dukung antarumat beragama ini menjadi modal sosial yang sangat krusial dalam menjaga kondusivitas kota.

“Dukungan pemerintah kota maupun antarumat beragama kita lakukan secara tulus dan ikhlas. Dukungan dari umat agama lain saat perayaan Natal, Paskah, maupun agenda besar keagamaan lainnya menunjukkan betapa kuatnya rasa persaudaraan di kota ini,” tegasnya.

Kunjungan berlanjut ke GKJ Semarang Timur untuk menghadiri Festival Paduan Suara Gerejawi Klasis GKJ Semarang Timur. Di sana, Agustina mengibaratkan kehidupan bermasyarakat di Semarang seperti alunan paduan suara.

“Saya melihat kekuatan paduan suara ada pada harmoni. Setiap karakter suara saling melengkapi hingga tercipta alunan yang indah. Begitu pula Kota Semarang, keberagaman yang dirawat dengan inklusivitas akan melahirkan harmoni kota yang kuat,” tuturnya.

Rangkaian kunjungan ditutup di Serambi Utama Masjid Agung Semarang, dalam acara Pengajian Akbar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448H yang diselenggarakan oleh Yayasan Badan Pengelola Masjid Agung Semarang. Dalam kesempatan tersebut, Agustina menekankan bahwa peringatan Maulid Nabi menjadi pengingat ajaran Rasulullah tentang akhlak, kasih sayang, dan kepedulian terhadap sesama.

“Maulid Nabi mengingatkan kita pada sosok Rasulullah yang membawa ajaran tentang akhlak, kasih sayang, dan kejujuran. Kecintaan kepada Nabi Muhammad perlu terlihat dalam cara kita memperlakukan orang lain, dengan keramahan dan kesediaan membuka ruang bagi sesama,” katanya.

Di tengah kekhusyukan peringatan tersebut, Wali Kota turut mengajak jemaah mendoakan korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan. Ia menyampaikan bahwa kepedulian warga Kota Semarang diwujudkan melalui aksi penggalangan bantuan. Total donasi sebesar Rp156 juta untuk korban gempa NTT telah resmi disalurkan.

“Melalui ‘Kota Semarang Peduli’, dalam waktu singkat kita bergerak bersama dan telah menyalurkan donasi Rp156 juta untuk saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur,” ungkapnya.

Menutup rangkaian safari keagamaannya, Agustina turut memaparkan progres persiapan Kota Semarang sebagai tuan rumah MTQ Nasional XXXI yang telah mencapai 80 persen. Ia mengajak seluruh jemaah dan warga Kota Semarang untuk menyambut kedatangan 8.000 hingga 11.000 kafilah dari seluruh Indonesia dengan keramahtamahan serta menjaga suasana kota tetap sejuk dan damai.

You Might Also Like

Duta Baca Semarang 2026 Terpilih, 4 Generasi Muda Siap Jadi Penggerak Literasi
“Pedas Level Up!” Raih Dana Produksi Rp50 Juta di Lawang Sewu Film Fund LOFF 2026
Hadapi Kemarau Ekstrem, Agustina Instruksikan Damkar, Dinkes, DLH, dan Jajaran Kewilayahan Siaga Penuh
Wali Kota Lepas Atlet PEPARPEDA Semarang, Tegaskan Komitmen Kota Inklusif
Pemkot Kebut Pembersihan Silayur dan Penanganan Tanggul Usai Banjir
TAGGED:Agustina Wilujengantarumat beragamakerukunantoleransiWali Kota Semarang
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
Daerah

30 Ribu Rumah di Jateng Akan Diperbaiki Melalui Program BSPS

Estu Aprilio
Estu Aprilio
9 Mei 2026
Ini Cara Jawa Tengah Atasi Kemiskinan Ekstrem
Pemkot Semarang Pastikan Penanganan Kematian Harimau Benggala Putih koleksi Semarang Zoo Telah Dilaksanakan Sesuai Prosedur
Semarakkan HUT RI, Wakil Wali Kota Semarang Iswar Aminuddin ke Lansia: “Ojo Nglokro Mung Merga Wes Pensiun”
Kolaborasi PDAM Tirta Moedal, Bank Jateng dan Water.org Permudah Akses Kredit Produktif
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
Suara Jateng adalah media independen tentang berita terkini seputar Jawa Tengah.
  • Kantor dan Redaksi
  • Pedoman Kebijakan dan Privasi
  • Pedoman Media Saiber
  • Kantor dan Redaksi
  • Pedoman Kebijakan dan Privasi
  • Pedoman Media Saiber
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?