By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
SUARA JATENGSUARA JATENGSUARA JATENG
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Semarang
  • Lifestyle
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Hukum Kriminal
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Politik
  • Olahraga
Reading: Wali Kota Semarang Sebut Wayang Sudah Menjadi Napas Kota Semarang
Share
Font ResizerAa
SUARA JATENGSUARA JATENG
  • Semarang
  • Lifestyle
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Hukum Kriminal
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Politik
  • Olahraga
Search
  • Semarang
  • Lifestyle
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Hukum Kriminal
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Politik
  • Olahraga
Have an existing account? Sign In
Follow US
Semarang

Wali Kota Semarang Sebut Wayang Sudah Menjadi Napas Kota Semarang

Estu Aprilio
Last updated: 17 September 2026 1:07 am
Estu Aprilio
Published: 15 September 2026
Share
SHARE

suarajateng.com (Semarang) – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menegaskan komitmen untuk menjaga wayang tetap hidup di tengah masyarakat melalui ruang-ruang budaya yang terbuka dan dekat dengan warga. Hal itu disampaikan Agustina saat menyaksikan Wayang On The Street dalam rangkaian Festival Kota Lama 2026 di kawasan Kota Lama, Minggu (13/9/2026) malam.

Menurut Agustina, pertunjukan wayang tidak hanya penting sebagai tontonan, tetapi juga sebagai bagian dari identitas dan napas kehidupan masyarakat Kota Semarang. “Karena kita sebagai masyarakat sangat menghargai wayang, menjadikan wayang adalah bagian dari napas hidup kita,” kata Agustina.

Ia menilai Wayang On The Street memiliki kekuatan karena membawa seni tradisi keluar dari ruang pertunjukan konvensional dan mempertemukannya secara langsung dengan masyarakat. Antusiasme warga yang memenuhi kawasan pertunjukan, meski tanpa tempat duduk, disebutnya sebagai bentuk nyata apresiasi masyarakat terhadap budaya.

“Wayang on the Street ini menjadi ikonik dan jika ini menjadi sesuatu yang terus-menerus dilakukan di waktu tertentu maka akan menjadi momen yang ditunggu,” ujarnya.

Agustina mengatakan, upaya merawat wayang juga harus berjalan seiring dengan kemampuan Kota Semarang mengharmonikan beragam budaya. Namun, proses akulturasi tersebut tidak boleh membuat masyarakat kehilangan akar budayanya.

“Budaya asli kita tetap harus kita pelajari supaya proses harmoninya itu semakin lama tidak memudarkan budaya kita sebagai masyarakat Jawa di Kota Semarang,” tegasnya.

Ia mencontohkan Warak Ngendog sebagai simbol akulturasi budaya Tionghoa, Arab, dan Jawa yang menjadi bagian dari identitas Kota Semarang. Karena itu, menurut Agustina, pelestarian budaya harus dilakukan dengan memahami akar sekaligus memberi ruang bagi ekspresi budaya untuk berkembang.

Komitmen tersebut, lanjut dia, juga berkaitan dengan penguatan ekonomi kota. Festival Kota Lama yang menghadirkan berbagai pertunjukan budaya, termasuk Wayang On The Street, dinilai mampu menarik wisatawan, menghidupkan aktivitas perdagangan, dan memperluas perputaran ekonomi masyarakat Kota Semarang.

Pengalaman Wayang Orang Ngesti Pandowo tampil di Rotterdam, Belanda, juga disebut sebagai bukti bahwa seni tradisi dari Kota Semarang memiliki daya jangkau luas. Agustina menilai capaian itu perlu diteruskan melalui kebijakan yang konsisten dan dukungan bersama untuk menjaga keberlanjutannya.

Agustina juga mengapresiasi keterlibatan generasi muda dan komunitas dalam pelestarian wayang. Ia mengingatkan bahwa keberlanjutan budaya membutuhkan regenerasi agar wayang tidak berhenti sebagai warisan masa lalu.

“Biarkan wayang membawa cerita, Kota Lama membawa suasana, dan Kota Semarang memberi pengalaman yang akan dibawa pulang oleh setiap tamu yang datang,” kata Agustina.

Melalui Wayang On The Street, Agustina ingin menjadikan budaya bukan sekadar pertunjukan, melainkan pengalaman kota yang dapat dinikmati masyarakat sekaligus memperkuat identitas Kota Semarang sebagai kota yang terbuka, berbudaya, dan mampu mengharmonikan keberagaman.

You Might Also Like

Perluasan Sport Tourism sebagai Penggerak Ekonomi Daerah dan Memperkuat Ekosistem Olahraga di Kota Semarang
Wali Kota semarang Silaturahmi ke Ulama jelang MTQ nasional
Distribusi Air PDAM Tirta Moedal Semarang Bergilir Mulai 14 September, Cek Wilayah dan Jadwalnya
PHK Victory Apparel, Hak 846 Pekerja Ditargetkan Tuntas Pertengahan September
Tindak Lanjuti Aduan Warga, Pemkot Semarang Percepat Perbaikan Jalan di Berbagai Wilayah
TAGGED:Agustina WilujengWali Kota Semarangwayang
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
Uncategorized

How to Take the Perfect Instagram Selfie: Dos & Don’ts

Estu Aprilio
Estu Aprilio
1 Oktober 2021
Benefits of Yoga: 10 Ways Your Practice Can Improve Your Life
Walikota Semarang Agustina Wilujeng Pastikan Simpang Lima Bersih Kembali Usai Pembukaan MTQ Nasional
Promo HUT RI ke-81, Warga Semarang Bisa Hemat Rp550 Ribu Pasang PDAM
Konsumen Honda Dapat Diskon Servis hingga 50 Persen di Harpelnas 2026
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
Suara Jateng adalah media independen tentang berita terkini seputar Jawa Tengah.
  • Kantor dan Redaksi
  • Pedoman Kebijakan dan Privasi
  • Pedoman Media Saiber
  • Kantor dan Redaksi
  • Pedoman Kebijakan dan Privasi
  • Pedoman Media Saiber
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?