By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
SUARA JATENGSUARA JATENGSUARA JATENG
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Semarang
  • Lifestyle
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Hukum Kriminal
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Politik
  • Olahraga
Reading: banjir demak, Gubernur Jateng Minta koordinasikan penanganan Hulu hingga hilir
Share
Font ResizerAa
SUARA JATENGSUARA JATENG
  • Semarang
  • Lifestyle
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Hukum Kriminal
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Politik
  • Olahraga
Search
  • Semarang
  • Lifestyle
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Hukum Kriminal
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Politik
  • Olahraga
Have an existing account? Sign In
Follow US
Daerah

banjir demak, Gubernur Jateng Minta koordinasikan penanganan Hulu hingga hilir

Estu Aprilio
Last updated: 4 April 2026 10:30 am
Estu Aprilio
Published: 4 April 2026
Share
SHARE

suarajateng.com (Demak) — Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi akan segera menggelar rapat koordinasi untuk melakukan penanganan banjir di Kabupaten Demak secara menyeluruh. Pasalnya, penanganan banjir yang diakibatkan jebolnya Sungai Tuntang tersebut perlu dilakukan dari hulu hingga hilir.

Diketahui, banjir yang terjadi di sejumlah daerah di Demak sejak Jumat (3/4/2026) itu disebabkan hujan dengan intesitas tinggi di wilayah hulu. Tak pelak, debit air Sungai Tuntang meningkat dan mengakibatkan tiga titik tanggul Sungai Tuntang jebol.

Titik jebol itu berada di Dukuh Solondoko sepanjang sekitar 30 meter dan Dukuh Solowire sekitar 10 meter Desa Trimulyo, Kecamatan Sayung. Serta di Desa Sidoharjo Kecamatan Sayung sepanjang sekitar 15 meter.

Banjir tersebut sedikitnya berdampak hingga delapan desa di empat kecamatan, yakni Kecamatan Guntur, Karangtengah, Wonosalam, dan Kebonagung. Genangan di sejumlah wilayah dilaporkan mencapai 100 hingga 150 sentimeter dan menyebabkan ribuan warga mengungsi.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Demak, per 4 April 2026 pukul 09.00 WIB mencatat sebanyak 2.839 jiwa mengungsi di berbagai titik, dengan wilayah terparah berada di Kecamatan G

Luthfi mengatakan, penanganan banjir tidak bisa dilakukan secara parsial.

“Tidak bisa kita seperti pemadam kebakaran, banjir datang baru ditangani. Ini tidak akan selesai. Makanya kita akan rapat dengan bupati, wali kota, dan kementerian terkait, mulai dari wilayah hulu sampai hilir,” kata dia saat rapat terbatas yang digelar di sela peninjauan banjir di Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak pada Sabtu (4/4/2026).

Ia menyebut Pemprov Jateng akan menggelar rapat lintas daerah dan kementerian untuk membahas penanganan Sungai Tuntang secara komprehensif.

“Semua harus kita dudukkan bersama, karena di dalam sungai ada berbagai persoalan, mulai dari sedimentasi, bangunan, hingga lahan bersertifikat,” tuturnya.

Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Jawa Tengah, Bergas Catursasi Penanggungan, melaporkan kondisi lapangan mulai kondusif. Evakuasi warga telah dilakukan, dengan pengungsi tersebar di sekitar 13 titik.

Ia juga menyampaikan korban hilang telah ditemukan. Menurut dia, penanganan pengungsi sejauh ini sudah ter-cover melalui gerak cepat pemerintah daerah dan lintas instansi.

BPBD menekankan persoalan Sungai Tuntang bukan hanya tanggul jebol, tetapi juga sedimentasi, tanaman di badan sungai, permukiman di bantaran, serta lahan hak milik di daerah aliran sungai yang menghambat aliran air.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Demak, Akhmad Sugiharto menambahkan, berdasarkan pengamatan yang dilakukan terhadap persoalan menahun ini berasal dari hulu, terutama di Bendung Glapan di wilayah Grobogan.

“Kalau menurut saya, salah satu yang harus diperbaiki adalah Bendung Glapan di hulunya,” terangnya.

Menurut dia, perubahan debit air di hulu berlangsung cepat, sehingga penanganan di hilir tidak akan cukup jika bagian atas tidak dibenahi.

You Might Also Like

Ribuan Pelari dari 44 Negara Ramaikan Red Dress Run
Pemprov Jateng Gerak Cepat Bantu Sekolah Roboh di Sragen
Ini Penjelasan DPU Kota Semarang tentang Penanganan Grill Jalan Pahlawan, Perbaikan Struktur Selesai
Semarak Penutupan HUT ke-81 Jateng: Lari 5K, Kuliner Gratis, hingga Gerakan Pangan Murah
6.271 Koperasi Merah Putih di Jateng Beroperasi
TAGGED:banjirdemakgubernur jawa tengah
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
Daerah

Semarak Penutupan HUT ke-81 Jateng: Lari 5K, Kuliner Gratis, hingga Gerakan Pangan Murah

Estu Aprilio
Estu Aprilio
30 Agustus 2026
Kemandirian Fiskal Tertinggi Kategori Kota se-Indonesia, Semarang Ditetapkan Jadi Transformer City
MTQ Nasional XXXI Segera Digelar, Agustina Pastikan Simpang Lima Siap
Duta Baca Semarang 2026 Terpilih, 4 Generasi Muda Siap Jadi Penggerak Literasi
27 Bus Listrik Mulai Layani Trans Semarang, Wali Kota Dorong Transportasi Bersih
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
Suara Jateng adalah media independen tentang berita terkini seputar Jawa Tengah.
  • Kantor dan Redaksi
  • Pedoman Kebijakan dan Privasi
  • Pedoman Media Saiber
  • Kantor dan Redaksi
  • Pedoman Kebijakan dan Privasi
  • Pedoman Media Saiber
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?