By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
SUARA JATENGSUARA JATENGSUARA JATENG
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Semarang
  • Lifestyle
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Hukum Kriminal
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Politik
  • Olahraga
Reading: Dinas Perikanan Sebut Ikan Sapu-Sapu di Semarang Masih Bisa Dikendalikan
Share
Font ResizerAa
SUARA JATENGSUARA JATENG
  • Semarang
  • Lifestyle
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Hukum Kriminal
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Politik
  • Olahraga
Search
  • Semarang
  • Lifestyle
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Hukum Kriminal
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Politik
  • Olahraga
Have an existing account? Sign In
Follow US
Semarang

Dinas Perikanan Sebut Ikan Sapu-Sapu di Semarang Masih Bisa Dikendalikan

Estu Aprilio
Last updated: 27 April 2026 9:44 am
Estu Aprilio
Published: 20 April 2026
Share
SHARE

suarajateng.com (Semarang) – Dinas Perikanan menyebutkan bahwa populasi ikan sapu-sapu yang ditemukan di sejumlah sungai di Kota Semarang belum dikategorikan sebagai wabah yang harus segera dibasmi. Namun temuan itu tetap menjadi perhatian serius terkait potensi dampaknya terhadap ekosistem perairan.

Dar pantauan di lapangan, ikan sapu-sapu di Kota Semarang banyak ditemukan di aliran sungai Jalan Ronggowarsito dan Jalan Perak atau kawasan Polder Tawang. Bahkan di lokasi terakhir, ikan tersebut sering muncul ke permukaan dengan frekuensi cukup tinggi.

Kepala Dinas Perikanan Kota Semarang, Soenarto, menjelaskan dirinya turut memantau gerakan pembasmian ikan sapu-sapu di Jakarta. Bahkan setelah adanya laporan temuan ikan tersebut di sejumlah sungai di Semarang, petugas langsung diterjunkan untuk melakukan pengecekan di lapangan.

“Tim penyuluh dan juga tim teknis kami dari bidang budidaya sudah diterjunkan untuk mengecek di lapangan. Titik-titik persebaran serta sejauh mana ikan sapu-sapu ini menjadi wabah yang berpotensi mengganggu ekosistem,” kata Soenarto Senin, 20 April 2026.

Soenarto menjelaskan tim yang diterjunkan tersebut melakukan pengecekan di Banjir Kanal Barat dan Banjir Kanal Timur, termasuk di Polder Tawang yang sebelumnya dilaporkan oleh masyarakat sebagai lokasi dengan banyak ditemukan ikan sapu-sapu.

Tim Dinas Perikanan juga melakukan sejumlah wawancara dengan para pemancing. Dari hasil kesimpulan sementara, populasi ikan sapu-sapu dinilai belum menjadi wabah yang harus segera dibasmi seperti yang terjadi di Jakarta.

“Dari hasil pengamatan dan juga beberapa interview dengan teman-teman pemancing di lapangan, tingkat populasi ikan sapu-sapu belum menjadi wabah seperti yang terjadi di Jakarta,” jelasnya.

Meski demikian, pihaknya tetap menaruh perhatian khusus terhadap populasi ikan sapu-sapu. Khususnya di sungai kawasan Polder Tawang yang menunjukkan intensitas kemunculan ikan sapu-sapu lebih sering ke permukaan.

Lebih lanjut, Soenarto mengatakan jika populasi meningkat signifikan, penanganan akan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan berbagai pihak. Metode penangkapan pun akan disesuaikan dengan kondisi perairan di Kota Semarang.

“Saya kira ini harus keroyokan. Kalau di Jakarta ditangkap langsung, di Semarang mungkin harus pakai jaring dan metode lain. Nanti akan kami koordinasikan secara teknis, terutama untuk wilayah Semarang Utara,” tuturnya.

Meski bukan predator, ikan dari Sungai Amazon ini berpotensi mengganggu ekosistem karena memakan telur ikan lain di perairan umum, seperti ikan nila dan gabus. Soenarto kemudian
mengingatkan masyarakat untuk tidak mengonsumsi ikan sapu-sapu karena berisiko bagi kesehatan.

“Memang ada yang mencoba mengolah ikan sapu-sapu, tetapi kami tidak rekomendasikan. Karena ikan ini memakan lumut yang berpotensi mengandung zat kotor, karena biasanya hidup di perairan tenang dan cenderung tercemar,” pungkasnya.

You Might Also Like

Wali Kota Semarang Dorong Perempuan Jadi Agen Perubahan, Perkuat Pembangunan Kota
Hadiri Pelantikan Pengurus ISEI Semarang, Wali Kota Agustina Dorong Sinergi Lewat Program “Waras Ekonomi”
Idul Adha Jadi Momen Perkokoh Persatuan dan Gotong Royong di Semarang
Lahan Budidaya Ikan di Semarang Mulai Berkurang Akibat Rob
Siap-Siap! Mulai Per Juni 2026 Ada Harmonisasi Tarif Air Bagi Niaga dan Industri di Semarang
TAGGED:dinas perikananikan sapu-sapusemarang
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
Semarang

Wali Kota Agustina Antisipasi Genangan di Simpang Lima, DPU Intensifkan Pembersihan Drainase

Estu Aprilio
Estu Aprilio
3 Juli 2026
Pemprov Gelontorkan Rp28,01 Miliar Kemiskinan di Brebes
Wali Kota Agustina Sambut Biksu Thudong dengan Semangat Semarang Damai
Gout Drug Could Show Promise in Fighting COVID-19
Putusan PTUN Tak Ganggu Operasional dan Pelayanan PDAM Tirta Moedal Kota Semarang
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
Suara Jateng adalah media independen tentang berita terkini seputar Jawa Tengah.
  • Kantor dan Redaksi
  • Pedoman Kebijakan dan Privasi
  • Pedoman Media Saiber
  • Kantor dan Redaksi
  • Pedoman Kebijakan dan Privasi
  • Pedoman Media Saiber
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?