suarajateng.com (Semarang) – Lintasan atletik di GOR Tri Lomba Juang (TLJ) Semarang resmi ditutup sementara mulai 15 Juli hingga 18 Agustus 2026. Penutupan dilakukan karena lintasan akan menjalani renovasi total untuk meningkatkan kualitas fasilitas olahraga yang setiap hari dimanfaatkan masyarakat.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Semarang, Didik Dwi Hartono, mengatakan selama proses renovasi berlangsung masyarakat diminta tidak menggunakan lintasan atletik. Namun, fasilitas olahraga lainnya di kawasan GOR Tri Lomba Juang tetap beroperasi seperti biasa.
“Mulai 15 Juli sampai 18 Agustus 2026 lintasan atletik di GOR Tri Lomba Juang ditutup total untuk proses renovasi. Sementara fasilitas olahraga lainnya, seperti bulutangkis dan tenis, tetap buka dan dapat digunakan masyarakat,” ujarnya.
Menurut Didik, perbaikan dilakukan dengan mengganti seluruh permukaan lintasan yang dinilai sudah memasuki masa pembaruan setelah digunakan dalam waktu yang cukup lama.
“Lintasan ini sudah digunakan cukup lama sehingga memang sudah waktunya diganti. Tujuannya meningkatkan kualitas pelayanan karena setiap hari masyarakat memanfaatkan fasilitas ini untuk olahraga,” katanya.
Untuk mengakomodasi kebutuhan masyarakat yang rutin berolahraga, Dispora Kota Semarang mengarahkan warga memanfaatkan lintasan atletik di Lapangan Sidodadi selama proses renovasi berlangsung.
“Bagi masyarakat yang biasa jalan sehat atau berlari di Tri Lomba Juang bisa sementara beralih ke Lapangan Sidodadi. Kondisinya juga sudah bagus dan dibuka setiap hari mulai pagi sampai sore,” jelasnya.
Didik mengatakan, renovasi lintasan atletik merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Semarang dalam meningkatkan kualitas sarana olahraga. Adapun pekerjaan fisik dilaksanakan oleh Dinas Penataan Ruang (Distaru) Kota Semarang.
Selain lintasan atletik, pemerintah juga telah menyiapkan agenda rehabilitasi fasilitas lain di kawasan GOR Tri Lomba Juang. Perbaikan lapangan tenis dijadwalkan mulai Oktober hingga November 2026 dengan fokus pada pembaruan lantai lapangan.
“Tingginya aktivitas masyarakat menjadi alasan kami terus meningkatkan kualitas fasilitas olahraga. Setiap hari pengunjung sangat banyak, terutama saat akhir pekan. Lintasan atletik memang menjadi fasilitas yang paling diminati masyarakat untuk jalan pagi, jogging, maupun olahraga sore,” pungkas Didik.(**)


