suarajateng.com (Semarang) – Komitmen Pemerintah Kota Semarang dalam meningkatkan kualitas transportasi publik kembali memperoleh pengakuan di tingkat nasional. Dinas Perhubungan Kota Semarang menerima penghargaan pada ajang _Transportasi Indonesia Award 2026_ yang digelar di Gedung Binakarna, Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (30/7), sebagai apresiasi atas upaya peningkatan layanan transportasi publik yang dilakukan secara berkelanjutan.
Penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas berbagai pembenahan yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang melalui Dinas Perhubunga (Dishub), mulai dari peningkatan kualitas pelayanan hingga modernisasi armada Trans Semarang. Sebelumnya, Trans Semarang juga menerima _Anugerah Jawa Pos Radar Semarang 2024_ untuk kategori Transportasi Ramah Disabilitas sebagai bentuk apresiasi atas komitmen menghadirkan layanan transportasi yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.
Salah satu upaya yang terus dipercepat ialah program peremajaan armada Bus Rapid Transit (BRT) Trans Semarang. Dari total 284 unit armada yang beroperasi, sebanyak 132 unit ditargetkan diremajakan sepanjang 2026, termasuk 27 unit bus besar listrik sebagai bagian dari transformasi menuju transportasi publik yang lebih ramah lingkungan.
Hingga akhir Juli 2026, realisasi peremajaan telah mencapai 73 unit armada atau sekitar 55 persen dari target tahun ini. Armada yang telah diremajakan merupakan bus berbahan bakar diesel dengan spesifikasi pelayanan yang lebih modern, sedangkan pengadaan bus besar listrik akan dilakukan secara bertahap sesuai rencana.
Selain peremajaan armada, Dishub Kota Semarang bersama BLU Trans Semarang juga terus memperkuat layanan bagi penyandang disabilitas. Berbagai upaya dilakukan, antara lain penyediaan ruang khusus pengguna kursi roda pada setiap armada, pengoperasian armada ramah disabilitas di sejumlah koridor, penyediaan jalur akses di halte, hingga pengembangan halte berkonsep _low deck_ agar semakin mudah diakses oleh seluruh pengguna layanan. Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemkot Semarang mewujudkan transportasi publik yang inklusif sejalan dengan program Semarang Inklusif.
Kepala Dishub, Danang Kurniawan, mengatakan penghargaan tersebut menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas layanan transportasi publik.
“Penghargaan ini menjadi apresiasi atas berbagai upaya pembenahan yang terus kami lakukan. Karena itu, kami akan terus melanjutkan peningkatan kualitas pelayanan, termasuk mempercepat peremajaan armada agar masyarakat semakin merasakan layanan Trans Semarang yang aman, nyaman, dan andal,” ujar Danang.
Menurutnya, peremajaan armada tidak hanya bertujuan mengganti kendaraan yang telah berusia tua, tetapi juga menjadi bagian dari transformasi sistem transportasi perkotaan yang lebih modern, efisien, dan berkelanjutan.
“Tahun ini kami menargetkan peremajaan 132 armada, termasuk 27 bus besar listrik. Hingga akhir Juli, sebanyak 73 armada atau sekitar 55 persen target telah direalisasikan. Kami optimistis seluruh target dapat tercapai sehingga layanan Trans Semarang semakin modern, nyaman, aman, sekaligus lebih ramah lingkungan,” tambahnya.
Pemkot Semarang akan terus melanjutkan peningkatan kualitas layanan Trans Semarang melalui modernisasi armada, penguatan aksesibilitas bagi penyandang disabilitas, serta berbagai inovasi pelayanan lainnya. Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen menghadirkan transportasi publik yang aman, nyaman, mudah diakses, dan mampu memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat Kota Semarang.(**)


