suarajateng.com (SEMARANG) – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) terus mendorong dosen meningkatkan kualitas penelitian hingga mampu menembus publikasi internasional bereputasi.
Upaya tersebut dilakukan melalui Workshop on Scientific Article Writing for Emerald (Q1) Publication yang digelar di Teater I.5.3 Gedung I Udinus, Selasa (15/9/2026).
Mengusung tema “Enhancing Research Quality for a Sustainable Future”, kegiatan tersebut diikuti 30 dosen Program Sarjana Akuntansi FEB Udinus.
Untuk memperkuat materi, FEB Udinus menghadirkan pakar akuntansi dari Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia, Prof. Hasan Fauzi, Ph.D.
Dosen Didorong Hasilkan Riset Berkualitas
Dekan FEB Udinus, Prof. Dr. Amron, S.E., M.M., mengatakan workshop tersebut menjadi bagian dari implementasi kerja sama internasional antara Udinus dan UiTM Malaysia.
Kerja sama tersebut tidak hanya diwujudkan dalam kegiatan workshop, tetapi juga mencakup program visiting professor serta pengembangan kolaborasi riset antara kedua institusi.
“Tujuannya untuk mendorong kolaborasi antardosen sehingga meningkatkan jumlah dan kualitas publikasi. Kami juga ingin hasil penelitian dapat dimanfaatkan sebagai materi pembelajaran di kelas,” ujar Amron.
Menurutnya, peningkatan kualitas riset dan publikasi menjadi bagian penting dalam penguatan kapasitas akademik dosen sekaligus pengembangan pembelajaran di perguruan tinggi.
Pakar UiTM Beberkan Kunci Artikel Ilmiah
Dalam workshop tersebut, Prof. Hasan memberikan sejumlah materi terkait penyusunan artikel ilmiah yang memiliki peluang untuk diterima jurnal internasional bereputasi.
Ia menekankan pentingnya kontribusi penelitian yang jelas dalam sebuah artikel ilmiah.
Peneliti, menurutnya, perlu mampu menemukan celah atau research gap yang relevan dan kemudian memastikan adanya keterkaitan yang kuat antara pertanyaan penelitian, teori, metode, hingga kesimpulan.
Keselarasan setiap bagian tersebut menjadi salah satu aspek penting agar penelitian memiliki argumentasi akademik yang kuat.
Jangan Pilih Jurnal Hanya karena Peringkat
Prof. Hasan juga mengingatkan dosen agar tidak menjadikan peringkat jurnal sebagai satu-satunya pertimbangan ketika menentukan tujuan publikasi.
Kesesuaian antara topik penelitian, metodologi dan ruang lingkup jurnal perlu menjadi perhatian utama.
Selain itu, peneliti harus mengikuti author guidelines atau panduan penulis yang ditetapkan jurnal.
Kemampuan merespons masukan reviewer secara sistematis juga dinilai menjadi bagian penting dalam proses publikasi ilmiah.
Dengan memahami proses tersebut, dosen diharapkan tidak hanya mengejar target publikasi, tetapi juga menghasilkan artikel yang memiliki kontribusi akademik dan relevansi penelitian yang kuat.
Perkuat Reputasi Akademik Udinus
Melalui workshop ini, FEB Udinus menargetkan para dosen semakin produktif menghasilkan manuskrip penelitian berkualitas.
Kolaborasi dengan akademisi internasional juga diharapkan membuka peluang lebih luas bagi dosen untuk mengembangkan penelitian bersama dan memperluas jejaring akademik.
Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya FEB Udinus memperkuat kualitas riset dan publikasi serta meningkatkan reputasi akademik Udinus di tingkat internasional.(**)


