By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
SUARA JATENGSUARA JATENGSUARA JATENG
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Semarang
  • Lifestyle
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Hukum Kriminal
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Politik
  • Olahraga
Reading: RSI Sultan Agung Semarang Pecahkan Rekor MURI, Edukasi Gigitan Ular Digelar Massal
Share
Font ResizerAa
SUARA JATENGSUARA JATENG
  • Semarang
  • Lifestyle
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Hukum Kriminal
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Politik
  • Olahraga
Search
  • Semarang
  • Lifestyle
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Hukum Kriminal
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Politik
  • Olahraga
Have an existing account? Sign In
Follow US
Semarang

RSI Sultan Agung Semarang Pecahkan Rekor MURI, Edukasi Gigitan Ular Digelar Massal

Estu Aprilio
Last updated: 28 September 2026 10:32 am
Estu Aprilio
Published: 28 September 2026
Share
SHARE

suarajateng.com (SEMARANG) – Rumah Sakit Islam (RSI) Sultan Agung Semarang menorehkan capaian dalam momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-56. Rumah sakit tersebut berhasil mencatatkan Rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) melalui kegiatan penyuluhan massal mengenai penanganan gigitan ular atau snakebite.

Kegiatan tersebut digelar bertepatan dengan peringatan World Snakebite Awareness Day pada 17 September. Momentum ini sekaligus dimanfaatkan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat dan tenaga kesehatan mengenai penanganan kasus gigitan hewan berbisa.

Penyuluhan mendapat dukungan dari Yayasan Badan Wakaf Sultan Agung (YBWSA) dan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI).

Pakar toksikologi Kemenkes RI, Dr. dr. Tri Maharani, M.Si., Sp.E.M., Subsp.Tok.(K), FICEP, FIMMA, turut memberikan materi mengenai penanganan gigitan ular serta kondisi kegawatdaruratan akibat toksin.

Tak hanya membahas snakebite, peserta juga mendapatkan edukasi terkait penanganan darurat toksikologi medis, termasuk manajemen kasus keracunan yang berkaitan dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

RSI Sultan Agung Gandeng Kemenkes

Rangkaian kegiatan tersebut juga ditandai dengan penandatanganan kesepakatan bersama antara pihak terkait.
Melalui kesepakatan tersebut, RSI Sultan Agung Semarang ditetapkan sebagai mitra strategis Kemenkes RI dalam penanganan gigitan ular dan kasus toksikologi.

Kerja sama tersebut juga melibatkan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah dan Dinas Kesehatan Kota Semarang.
Sinergi lintas lembaga itu diarahkan untuk memperkuat sistem rujukan sekaligus mempercepat penanganan pasien yang mengalami gigitan ular maupun kasus toksikologi lainnya.

Direktur Utama RSI Sultan Agung Semarang, dr. Agus Ujianto, M.Si.Med., Sp.B., FISQUa, mengatakan berbagai capaian tersebut diharapkan dapat semakin menumbuhkan kepercayaan diri seluruh civitas hospitalia.

Kepercayaan diri tersebut, menurutnya, menjadi modal penting dalam menjaga dan meningkatkan kualitas pendidikan, pelayanan, serta penelitian di RSI Sultan Agung.

Dengan demikian, rumah sakit tidak hanya menjalankan fungsi pelayanan kesehatan, tetapi juga dapat mengambil bagian dalam mendukung berbagai program strategis pemerintah di bidang kesehatan.

YBWSA Dukung Pengembangan Edukasi Kesehatan

Sementara itu, Ketua Umum YBWSA Prof. Dr. Bambang Tri Bawono, S.H., M.H., menyampaikan komitmen yayasan untuk terus mendukung RSI Sultan Agung dalam memperluas akses pendidikan kesehatan.

Edukasi tersebut diharapkan dapat menjangkau tenaga kesehatan maupun masyarakat umum sehingga pengetahuan mengenai berbagai persoalan kesehatan semakin luas.

RSI Sultan Agung sebagai salah satu unit usaha strategis YBWSA juga membuka ruang kolaborasi dengan pemerintah, organisasi masyarakat, maupun pihak swasta.

Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperluas kontribusi RSI Sultan Agung dalam bidang pelayanan, pendidikan, dan penelitian kesehatan.

Perkuat Jejaring Toksikologi

Raihan Rekor MURI sekaligus kerja sama dengan Kemenkes RI menjadi bagian dari langkah RSI Sultan Agung dalam memperkuat perannya di bidang toksikologi.

Penanganan gigitan ular membutuhkan respons yang cepat dan tepat. Karena itu, penguatan edukasi dan jejaring rujukan menjadi bagian penting dalam mendukung penanganan kasus di lapangan.

Melalui kegiatan ini, RSI Sultan Agung menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan layanan kesehatan sekaligus memperkuat fungsi edukasi dan penelitian bagi masyarakat.(**)

You Might Also Like

Pawai Ta’aruf MTQ Nasional di Jateng Tampilkan Keragaman Budaya Indonesia
Wali Kota Semarang Kunjungi 3 Rumah Ibadah, Tegaskan Semarang Kota Ramah dan Toleran
Bandara Ahmad Yani hijaukan Pesisir Pantai Mangunharjo Melalui Penanaman 6.000 Bibit Mangrove
Pipa Transmisi 600 mm di Mapagan Bocor, PDAM Tirta Moedal Lakukan Recovery Jaringan
Pemkot Semarang Raih Dua Penghargaan Hukum, Jadi Bukti Komitmen Tata Kelola
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
DaerahSemarang

DPU Percepat Penanganan Jalan Kalipancur, Perbaikan Disesuaikan Tingkat Kerusakan

Estu Aprilio
Estu Aprilio
18 Juli 2026
Dinkes Semarang Siagakan Tim Hingga Pemulihan Total, Meski Kondisi Pasien Keracunan MBG Mulai Membaik
Walikota Semarang Agustina Wilujeng Pastikan Simpang Lima Bersih Kembali Usai Pembukaan MTQ Nasional
Paman Kandung di Semarang Utara Diduga Bakar Keponakan Karena Tidak Mau Mandi
PSIS Semarang Siapkan Diri untuk Laga Musim Depan
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
Suara Jateng adalah media independen tentang berita terkini seputar Jawa Tengah.
  • Kantor dan Redaksi
  • Pedoman Kebijakan dan Privasi
  • Pedoman Media Saiber
  • Kantor dan Redaksi
  • Pedoman Kebijakan dan Privasi
  • Pedoman Media Saiber
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?