suarajateng.com (SEMARANG) – Universitas Semarang (USM) terus memperkuat langkah menuju perguruan tinggi berdaya saing global. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kuliah umum bertajuk Strategi Internasionalisasi untuk Akselerasi Kemajuan Perguruan Tinggi, Jumat (30/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Teleconference Lantai 8, Gedung Menara Prof. Dr. H. Muladi, S.H., USM, menghadirkan Staf Ahli Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI, Prof. Suparto, PhD, sebagai narasumber utama. Acara tersebut turut dihadiri Rektor USM, Dr. Supari, ST., MT.
Dalam pemaparannya, Suparto menekankan bahwa internasionalisasi perguruan tinggi perlu dilakukan melalui strategi yang terarah dan berkelanjutan. Proses tersebut dimulai dari membangun kesadaran global, memperluas jejaring internasional, memperoleh pengakuan di tingkat dunia, hingga mencapai predikat World-Class University.
Ia juga memperkenalkan konsep strategi Ngluthus, yaitu pendekatan proaktif untuk membaca peluang dan menemukan solusi alternatif dalam menghadapi berbagai hambatan tanpa mengabaikan aturan yang berlaku.
Strategi Ngluthus memiliki enam prinsip utama, yakni kepekaan membaca peluang, keberanian keluar dari rutinitas, optimalisasi sumber daya, kemampuan mengurai hambatan, pengambilan tindakan dengan perhitungan risiko, serta menjaga keberlanjutan keberhasilan.
Pendekatan tersebut dinilai relevan bagi perguruan tinggi dalam menghadapi persaingan global yang semakin dinamis. Institusi pendidikan dituntut tidak hanya mampu beradaptasi, tetapi juga kreatif dalam memanfaatkan peluang untuk mempercepat pengembangan kualitas akademik dan kelembagaan.
USM Dorong Penguatan Identitas Kampus di Tingkat Global
Rektor USM, Dr. Supari, menyampaikan bahwa kuliah umum tersebut menjadi kesempatan penting bagi universitas untuk mendapatkan wawasan dan masukan dalam merumuskan langkah pengembangan institusi melalui internasionalisasi.
Menurutnya, penguatan daya saing global perlu didukung dengan pengembangan potensi dan karakteristik yang dimiliki kampus.
Dalam kesempatan yang sama, Prof. Dr. Ir. Rohadi, M.P. turut membagikan pengalaman mengenai keunikan lingkungan kampus USM. Keunikan tersebut bahkan mendapat apresiasi dari tamu akademisi asal Belanda.
Hal itu dinilai menjadi salah satu potensi yang dapat dikembangkan sebagai identitas USM dalam memperkenalkan kampus kepada komunitas akademik internasional.
Perkenalkan Smart Classroom Berbasis AI
Selain membahas strategi internasionalisasi, kegiatan tersebut juga menghadirkan presentasi teknologi smart classroom dari Maxhub Company.
Melalui demonstrasi perangkat, peserta diperkenalkan dengan berbagai teknologi pendukung pembelajaran modern, mulai dari layar interaktif, kamera pintar dengan sensor gerak, hingga integrasi platform konferensi daring seperti Zoom dan Microsoft Teams.
Presentasi tersebut juga memperlihatkan pemanfaatan DeepSeek AI untuk membantu pencarian dan pengolahan materi pembelajaran. Teknologi yang diperkenalkan dilengkapi fitur perekaman kegiatan kelas, penerjemahan otomatis, serta penyusunan materi pembelajaran menjadi presentasi PowerPoint.
Pemanfaatan teknologi tersebut membuka peluang bagi perguruan tinggi untuk mengembangkan proses pembelajaran yang lebih interaktif, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi digital.
Melalui kuliah umum ini, USM berupaya memperkuat fondasi internasionalisasi sekaligus mendorong transformasi pembelajaran berbasis teknologi. Penguatan jejaring global, pengembangan identitas kampus, serta pemanfaatan kecerdasan buatan diharapkan menjadi bagian dari langkah USM dalam meningkatkan daya saing di tingkat internasional.(**)


