By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
SUARA JATENGSUARA JATENGSUARA JATENG
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Semarang
  • Lifestyle
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Hukum Kriminal
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Politik
  • Olahraga
Reading: Wali Kota Agustina Wilujeng Dorong Alun-Alun Jadi Pusat Budaya
Share
Font ResizerAa
SUARA JATENGSUARA JATENG
  • Semarang
  • Lifestyle
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Hukum Kriminal
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Politik
  • Olahraga
Search
  • Semarang
  • Lifestyle
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Hukum Kriminal
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Politik
  • Olahraga
Have an existing account? Sign In
Follow US
Semarang

Wali Kota Agustina Wilujeng Dorong Alun-Alun Jadi Pusat Budaya

Estu Aprilio
Last updated: 14 September 2026 9:30 am
Estu Aprilio
Published: 14 September 2026
Share
SHARE

suarajateng.com (Semarang) – Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng mendorong kawasan Alun-Alun Masjid Agung Kauman menjadi pusat budaya yang dapat dimanfaatkan masyarakat secara berkesinambungan. Gagasan tersebut disampaikan saat menghadiri Nostalgia Dugderan dan Bazar Expo Kauman Kampung Qur’an yang menjadi bagian dari rangkaian side event MTQ Nasional XXXI Tahun 2026, Minggu (13/9/2026).

Pertunjukan seni, aktivitas anak-anak, dan bazar UMKM membuat kawasan yang lekat dengan tradisi Dugderan itu kembali menjadi ruang perjumpaan masyarakat. Bagi Agustina, kegiatan seperti ini dapat terus dikembangkan sehingga Alun-Alun tidak berhenti sebagai lokasi acara, tetapi menjadi ruang budaya yang hidup sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar.

“Saya berharap suatu hari kita sampai pada titik di mana ada perhelatan budaya yang berkesinambungan di Alun-Alun. Kehadiran pusat budaya ini tentunya membuat roda perekonomian warga terus berputar,” ujar Agustina.

Gagasan tersebut tampak dari keterlibatan anak-anak dalam pertunjukan seni Nostalgia Dugderan, salah satunya melalui penampilan tari _Gado-Gado Semarang_. Bagi Agustina, proses latihan di sanggar hingga tampil di panggung Alun-Alun menjadi ruang penting untuk menanamkan kecintaan budaya sejak dini.

“Latihan menari bukan sekadar menggerakkan tubuh, melainkan harus menjiwai. Lewat wejangan para pelatih, anak-anak merasa tarian tersebut adalah bagian dari diri mereka,” katanya.

Agustina menilai pengalaman tampil di hadapan tokoh masyarakat dan para tamu dari berbagai daerah akan menjadi kenangan berharga bagi tumbuh kembang anak-anak.“Apa yang anak-anak lakukan hari ini akan tercatat dalam sejarah perjalanan hidup mereka. Kelak saat dewasa, mereka akan mengingat indahnya kenangan masa kecil ketika menjadi pusat perhatian di panggung budaya kota ini,” tutur Agustina.

Nostalgia Dugderan juga menghadirkan suasana yang dekat dengan kehidupan masyarakat. Tradisi yang selama ini menjadi bagian dari identitas budaya Kota Semarang dipertemukan dengan penampilan generasi muda serta kegiatan bazar yang melibatkan pelaku UMKM di sekitar kawasan.

Kehadiran rangkaian kegiatan tersebut sekaligus memberi kesempatan bagi para kafilah MTQ Nasional XXXI dari berbagai daerah untuk mengenal suasana dan budaya lokal Kota Semarang di sela rangkaian kegiatan utama yang mereka ikuti.

Agustina berharap suasana tersebut dapat terus dijaga hingga seluruh rangkaian side event MTQ Nasional XXXI berakhir pada 18 September mendatang. Ia juga membuka peluang kolaborasi untuk menghadirkan kegiatan tambahan yang dapat membuat kawasan tetap ramai dikunjungi.

“Mari kita jaga bersama suasana ramai ini. Kita berikan ruang bagi anak-anak untuk menari, sekaligus menghadirkan kenyamanan bagi siapa saja yang berkunjung ke Kota Semarang,” kata Agustina.

Bagi Agustina, keberlanjutan kegiatan di kawasan Alun-Alun bukan semata tentang menghadirkan acara, tetapi bagaimana ruang tersebut terus digunakan untuk mempertemukan masyarakat, merawat budaya, dan memberi kehidupan bagi lingkungan di sekitarnya.

You Might Also Like

Wali Kota Semarang Dorong Denok Kenang Jadi Penggerak Budaya dan Pariwisata di Era Digital
Warga Semarang Diminta Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
Pipa Transmisi 600 mm di Mapagan Bocor, PDAM Tirta Moedal Lakukan Recovery Jaringan
Pasokan Air Baku Berfluktuasi, Tirta Moedal Terapkan Giliran Aliran di Bukit Kencana Jaya
DPU Percepat Penanganan Jalan Kalipancur, Perbaikan Disesuaikan Tingkat Kerusakan
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
Daerah

KKN Unwahas dan LPPM Dukung Kesehatan Masyarakat Gandeng Rumah Sehat BAZNAS Kendal Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Estu Aprilio
Estu Aprilio
15 Agustus 2026
National Day Rally Sacrifice, Effort Needed to Preserve Harmony
Handi Priyanto Dilantik Jadi Sekda Kota Semarang, Proses Seleksi Transparan
IDAI: Kesehatan Mental Anak dan Remaja Adalah Darurat yang Terabaikan
Wali Kota Agustina Antisipasi Genangan di Simpang Lima, DPU Intensifkan Pembersihan Drainase
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
Suara Jateng adalah media independen tentang berita terkini seputar Jawa Tengah.
  • Kantor dan Redaksi
  • Pedoman Kebijakan dan Privasi
  • Pedoman Media Saiber
  • Kantor dan Redaksi
  • Pedoman Kebijakan dan Privasi
  • Pedoman Media Saiber
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?