By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
SUARA JATENGSUARA JATENGSUARA JATENG
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Semarang
  • Lifestyle
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Hukum Kriminal
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Politik
  • Olahraga
Reading: Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Gercep Instruksikan DPU Perbaiki Jalan Rusak Akibat Tonase Berlebih
Share
Font ResizerAa
SUARA JATENGSUARA JATENG
  • Semarang
  • Lifestyle
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Hukum Kriminal
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Politik
  • Olahraga
Search
  • Semarang
  • Lifestyle
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Hukum Kriminal
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Politik
  • Olahraga
Have an existing account? Sign In
Follow US
Semarang

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Gercep Instruksikan DPU Perbaiki Jalan Rusak Akibat Tonase Berlebih

Estu Aprilio
Last updated: 11 Juli 2026 12:12 pm
Estu Aprilio
Published: 28 Mei 2026
Share
SHARE

suarajateng.com, (Semarang) — Wali kota Semarang, Agustina Wilujeng menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) untuk gerak cepat melakukan perbaikan sejumlah ruas jalan rusak terutama di wilayah Semarang Barat hingga Ngaliyan.

Perbaikan dilakukan secara bertahap menyusul banyaknya kerusakan jalan yang diduga dipicu kendaraan bertonase berlebih.

Agustina mengatakan, pihaknya melalui DPU telah menjadwalkan perbaikan mulai 19 Mei hingga 19 Juni 2026. Salah satu titik prioritas yakni jalan pada jembatan di kawasan Panjangan yang sudah berlubang.

“Sudah kami jadwalkan mulai tanggal 19 Mei sampai 19 Juni untuk perbaikan jembatan di Panjangan. Kemarin juga sudah mulai dibongkar untuk dilakukan perbaikan,” ujarnya.

Selain jembatan Panjangan, DPU juga melakukan penanganan di sejumlah ruas jalan lain seperti kawasan Kalipancur, Jalan Kol. R Warsito hingga ruas di sekitar Islamic Center.

Agustina menjelaskan, awalnya pihaknya juga berencana melakukan perbaikan di Jalan Pamularsih. Namun, rencana tersebut urung dilakukan karena ruas jalan tersebut kini telah berstatus jalan nasional dan menjadi kewenangan pemerintah pusat.

“Pamularsih itu sekarang sudah di-upgrade menjadi jalan nasional, jadi bukan kewenangan pemerintah kota lagi,” jelasnya.

Perbaikan jalan dilakukan dengan metode berbeda dibanding sebelumnya, yaitu dengan menggali bagian jalan yang rusak hingga ke dasar, kemudian memperkuat struktur menggunakan trucuk dan lapisan penunjang sebelum dilakukan pengaspalan kembali.

“Mudah-mudahan dengan sistem baru ini lebih tahan. Jadi digali semua sampai bawah yang rusak, dikasih trucuk, lalu diperkuat baru dilakukan pengaspalan,” katanya.

Meski demikian, untuk sementara perbaikan masih menggunakan aspal karena penanganan dilakukan pada titik-titik kerusakan tertentu, belum menyeluruh. Ke depan, Pemkot Semarang berencana melakukan kajian untuk opsi betonisasi maupun overlay secara total.

Perbaikan dilakukan secara bertahap menyusul banyaknya kerusakan jalan yang diduga dipicu kendaraan bertonase berlebih.

Agustina mengatakan, pihaknya melalui DPU telah menjadwalkan perbaikan mulai 19 Mei hingga 19 Juni 2026. Salah satu titik prioritas yakni jalan pada jembatan di kawasan Panjangan yang sudah berlubang.

“Sudah kami jadwalkan mulai tanggal 19 Mei sampai 19 Juni untuk perbaikan jembatan di Panjangan. Kemarin juga sudah mulai dibongkar untuk dilakukan perbaikan,” ujarnya.

Selain jembatan Panjangan, DPU juga melakukan penanganan di sejumlah ruas jalan lain seperti kawasan Kalipancur, Jalan Kol. R Warsito hingga ruas di sekitar Islamic Center.

Agustina menjelaskan, awalnya pihaknya juga berencana melakukan perbaikan di Jalan Pamularsih. Namun, rencana tersebut urung dilakukan karena ruas jalan tersebut kini telah berstatus jalan nasional dan menjadi kewenangan pemerintah pusat.

“Pamularsih itu sekarang sudah di-upgrade menjadi jalan nasional, jadi bukan kewenangan pemerintah kota lagi,” jelasnya.

Perbaikan jalan dilakukan dengan metode berbeda dibanding sebelumnya, yaitu dengan menggali bagian jalan yang rusak hingga ke dasar, kemudian memperkuat struktur menggunakan trucuk dan lapisan penunjang sebelum dilakukan pengaspalan kembali.

“Mudah-mudahan dengan sistem baru ini lebih tahan. Jadi digali semua sampai bawah yang rusak, dikasih trucuk, lalu diperkuat baru dilakukan pengaspalan,” katanya.

Meski demikian, untuk sementara perbaikan masih menggunakan aspal karena penanganan dilakukan pada titik-titik kerusakan tertentu, belum menyeluruh. Ke depan, Pemkot Semarang berencana melakukan kajian untuk opsi betonisasi maupun overlay secara total.(**)

You Might Also Like

Dishub Bakal Bangun Pos Pantau Permanen di Silayur
PSIS Semarang Siapkan Diri untuk Laga Musim Depan
Pemkot Semarang Pertegas Operasional Kendaraan Berat di Silayur
Distaru Bakal Renovasi GOR Tri Lomba Juang Bulan Depan
DPU Kaji Rencana Pelebaran Jalan di Prof Hamka
TAGGED:Agustina WilujengDPU Kota SemarangheadlineJalanRusak
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
DaerahEkonomi

6.271 Koperasi Merah Putih di Jateng Beroperasi

Estu Aprilio
Estu Aprilio
16 Mei 2026
RSUD Margono Soekarjo Jadi Pusat Layanan Kesehatan Banyumas Raya
Pemkot Semarang Gerak Cepat Tuntaskan Ceceran Tanah di Yos Sudarso
Ini Harga Tiket Semarang Zoo Sambut Hari Jadi Kota ke-479 dan May Day2026
Hidden Ways To Save Money That You Might Be Missing
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
Suara Jateng adalah media independen tentang berita terkini seputar Jawa Tengah.
  • Kantor dan Redaksi
  • Pedoman Kebijakan dan Privasi
  • Pedoman Media Saiber
  • Kantor dan Redaksi
  • Pedoman Kebijakan dan Privasi
  • Pedoman Media Saiber
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?