Jasamarga Semarang Batang Tindak Kendaraan Roda Dua yang Masuk ke Ruas Jalan Tol

suarajateng.com (Semarang) – Peristiwa masuknya kendaraan roda dua ke ruas jalan tol Semarang -Batang melalui Gerbang Tol Kandeman langsung ditindak oleh petugas Jasamarga Semarang-Batang.

Kejadian tersebut terjadi pada Jumat, 15 Mei 2026 , sekitar pukul 12.14 WIB, saat petugas gerbang tol memantau satu unit sepeda motor memasuki jalur entrance GT Kandeman.

Petugas segera melakukan pemanggilan dan upaya penghentian terhadap pengendara. Secara bersamaan, informasi diteruskan kepada petugas Mobile Customer Service (MCS), petugas keamanan, dan Sentra Komunikasi (Senkom) untuk dilakukan penanganan lebih lanjut.

Berdasarkan hasil pemantauan CCTV, pada pukul 12.25 WIB kendaraan roda dua tersebut terdeteksi berada di KM 352 A dan bergerak ke arah timur. Petugas patroli kemudian segera melakukan pengejaran dan berhasil mengamankan pengendara di sekitar KM 353 A dengan bantuan pengguna jalan.

Selanjutnya, pada pukul 12.31 WIB, pengendara beserta kendaraan dibawa ke Kantor Gerbang Tol Kandeman untuk dimintai keterangan.

Berdasarkan penjelasan pengendara, yang bersangkutan mengaku tidak mengetahui bahwa dirinya telah memasuki ruas tol dan tidak mendengar teguran dari petugas maupun pengguna jalan.

Setelah berkoordinasi dengan pihak Kepolisian, pengendara diberikan pembinaan dan edukasi mengenai larangan kendaraan roda dua melintas di jalan tol sesuai ketentuan yang berlaku, serta diimbau untuk tidak mengulangi kejadian serupa di kemudian hari.

Direktur Utama PT Jasamarga Semarang Batang Nasrullah mengatakan jika pihaknya selalu mengutamakan keselamatan dan keamanan seluruh pengguna jalan tol. Selain itu pihaknya juga melakukan evaluasi dan peningkatan pengawasan di area gerbang tol guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

“Kami mengimbau seluruh pengguna jalan tol untuk selalu mengutamakan keselamatan dengan memastikan kondisi kendaraan dan pengemudi dalam keadaan prima, menjaga jarak aman, mematuhi batas kecepatan, serta memastikan kecukupan saldo uang elektronik sebelum memulai perjalanan,” kata Nasrullah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *