By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
SUARA JATENGSUARA JATENGSUARA JATENG
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Semarang
  • Lifestyle
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Hukum Kriminal
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Politik
  • Olahraga
Reading: BPBD Kota Semarang Siapkan Air Bersih Jelang Musim Kemarau
Share
Font ResizerAa
SUARA JATENGSUARA JATENG
  • Semarang
  • Lifestyle
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Hukum Kriminal
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Politik
  • Olahraga
Search
  • Semarang
  • Lifestyle
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Hukum Kriminal
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Politik
  • Olahraga
Have an existing account? Sign In
Follow US
Daerah

BPBD Kota Semarang Siapkan Air Bersih Jelang Musim Kemarau

Estu Aprilio
Last updated: 25 April 2026 7:39 am
Estu Aprilio
Published: 9 April 2026
Share
SHARE

Suarajateng.com (Semarang) – Menghadapi dampak kemarau panjang akibat fenomena el nino, Pemerintah Kota Semarang menyiapkan air bersih bagi warga yang dilanda kekeringan.

Hal ini sebagai bagian dari mitigasi bencana kekeringan di Kota Semarang yang diperkirakan akan mencapai puncaknya hingga September 2026.

Kepala BPBD Kota Semarang Endro Pudyo Martantono, menyampaikan bahwa pola cuaca pada tahun 2026 dinilai lebih ekstrem dibandingkan tahun sebelumnya.

Perubahan suhu yang drastis hingga hujan tiba-tiba disertai angin kencang disebut menjadi fenomena yang perlu diwaspadai. 

“Kalau kita bandingkan dengan 2025, 2026 ini relatif fenomenal sekali. Ini cuaca panas, tiba-tiba nanti menjelang siang atau sore hujan deras disertai dengan angin kencang,” kata Endro, Kamis, 9 April 2026.

Berdasarkan notifikasi dari BMKG, disebutkan bahwa awal musim kemarau diperkirakan mulai terjadi pada Mei, meskipun hingga April masih berpotensi terjadi hujan dan angin kencang. 

Sebagai langkah konkret, BPBD Kota Semarang telah menyiapkan cadangan air bersih sebanyak 1 juta liter yang akan didistribusikan sesuai permintaan warga di wilayah terdampak. 

“Kapan pun permintaan warga, di mana pun nanti akan kita kirim sesuai permintaan warga,” jelasnya.

Fenomena meningkatnya suhu panas dijelaskan terjadi karena posisi matahari yang mendekati garis khatulistiwa serta berkurangnya tutupan awan, sehingga paparan panas menjadi lebih intens di wilayah Semarang. 

Berdasarkan pemetaan kawasan rawan bencana (KRB), wilayah Rowosarj disebut masih menjadi prioritas utama dalam penanganan kekeringan. Kondisi geografis yang sulit dijangkau jaringan air bersih menjadi kendala utama.

Disebutkan bahwa upaya pengeboran sumur dalam di wilayah tersebut tidak menghasilkan air bersih, melainkan gas, sehingga distribusi air tangki menjadi solusi utama.

“Rowosari masih menjadi prioritas pertama. Kendalanya di sana PDAM belum bisa masuk,” terangnya.

Selain Rowosari, beberapa wilayah lain seperti Wonosari (Ngaliyan) dan sebagian daerah di Gunungpati juga masuk dalam kategori rawan, meskipun sebagian telah mulai terjangkau jaringan pipanisasi PDAM. 

Upaya mitigasi disebut terus dilakukan guna meminimalkan dampak bencana kekeringan agar tidak berulang dan meluas.

Pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk turut berperan aktif dalam menjaga lingkungan serta menghemat penggunaan air. 

Dengan kesiapan logistik dan koordinasi lintas sektor, diharapkan dampak El Nino di Kota Semarang dapat ditekan seminimal mungkin, terutama bagi warga di wilayah yang selama ini mengalami kesulitan akses air bersih.

You Might Also Like

Beasiswa Santri Pemprov Jateng Masih Dibuka
DPU Percepat Penanganan Jalan Kalipancur, Perbaikan Disesuaikan Tingkat Kerusakan
Lampaui Nasional, Indeks Demokrasi Indonesia di Jateng Terus Membaik
Tangis Haru Valentina dan Sekolah Kemitraan Pemprov Jateng
Semarak Penutupan HUT ke-81 Jateng: Lari 5K, Kuliner Gratis, hingga Gerakan Pangan Murah
TAGGED:air bersihBPBD Kota Semarangel ninomusim kemarau
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
Semarang

Guru di Semarang Didorong untuk Bisa hadapi Tantangan Digital

Estu Aprilio
Estu Aprilio
3 April 2026
Gubernur Jateng Minta Prioritaskan Layanan Dasar Pada Korban Banjir Demak
Pelaku Laporan Fiktif Akhirnya Datangi Kantor Damkar untuk Minta Maaf
7.515 Atlet Pelajar Bertanding di Popda Jateng 2026, Ahmad Luthfi Bicara Mental Juara
Dinas Perikanan Sebut Ikan Sapu-Sapu di Semarang Masih Bisa Dikendalikan
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
Suara Jateng adalah media independen tentang berita terkini seputar Jawa Tengah.
  • Kantor dan Redaksi
  • Pedoman Kebijakan dan Privasi
  • Pedoman Media Saiber
  • Kantor dan Redaksi
  • Pedoman Kebijakan dan Privasi
  • Pedoman Media Saiber
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?