By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
SUARA JATENGSUARA JATENGSUARA JATENG
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Semarang
  • Lifestyle
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Hukum Kriminal
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Politik
  • Olahraga
Reading: Damkar Sebut Kepekaan Pegawai SPBU Gunakan APAR Masih Kurang
Share
Font ResizerAa
SUARA JATENGSUARA JATENG
  • Semarang
  • Lifestyle
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Hukum Kriminal
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Politik
  • Olahraga
Search
  • Semarang
  • Lifestyle
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Hukum Kriminal
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Politik
  • Olahraga
Have an existing account? Sign In
Follow US
Semarang

Damkar Sebut Kepekaan Pegawai SPBU Gunakan APAR Masih Kurang

Estu Aprilio
Last updated: 25 April 2026 7:48 am
Estu Aprilio
Published: 7 April 2026
Share
SHARE

suarajateng.com (Semarang) – Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Semarang menyoroti kejadian terbakarnya sebuah sepeda motor di SPBU Sriwijaya, Candisari Kota Semarang pada Jumat, 3 April 2026 lalu.

Atas adanya kejadian tersebut, Kepala Damkar Kota Semarang Sih Rianung menilai perlu adanya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) terutama bagi orang yang bekerja di tempat dengan risiko tinggi seperti di SPBU.

Pihaknya melihat kurangnya kesiapsiagaan petugas SPBU, ketika ada kendaraan milik salah satu pelanggan yang terbakar usai mengisi bahan bakar di SPBU tersebut.

“Kita perlu kawal teman-teman SPBU untuk peningkatan SDM di mana ada keadaan darurat untuk pencegahan. Jangan sampai ada kebakaran hingga menimbulkan korban, kami siap membantu untuk melakukan pencegahan,” kata Rianung Selasa, 7 April 2026.

Rianung mengatakan setiap orang harus memiliki kepekaan bila terjadi musibah kebakaran di mana pun dan kapan pun, untuk bisa menggunakan alat pemadam api ringan (APAR), termasuk di area SPBU seperti kejadian beberapa hari lalu.

“Jika ada kejadian kebakaran harus ada orang di sana yang bisa menggunakan APAR dengan baik dan harus ada kepekaan bahwa api jika didiamkan semakin besar akan sulit padam,” terangnya.

Pihaknya selalu berusaha memberikan edukasi dan sosialisasi pencegahan kebakaran kepada masyarakat termasuk para pekerja dengan risiko tinggi hingga edukasi kepada anak-anak sekolah.

Dengan masifnya edukasi dan sosialisasi yang dilakukan Damkar, Rianung menyebut jumlah kejadian kebakaran di Kota Semarang setiap tahunnya terus mengalami penurunan.

“Tugas kami memberikan edukasi dan sosialisasi untuk pencegahan dan pemadaman. Kita edukasi ke semua bahkan sampai ke usia dini. Kami utamakan pencegahan,” tuturnya.

Sekretaris Dinas Damkar Kota Semarang Ade Bhakti Ariawan menambahkan biasanya di lingkungan kerja seperti Pertamina yang memiliki tingkat risiko tinggi, biasanya sudah memiliki standar kualitas keamanan yang cukup tinggi terutama dalam pencegahan kebakaran.

Namun memang dalam kasus SPBU Sriwijaya ia menilai adanya miskomunikasi antara petugas SPBU dengan korban. Namun ia menyebut jika saat ini permasalahan tersebut sudah diselesaikan dengan kekeluargaan.

“Kalau kemarin saya melihat SOP SPBU pasti akan menjauhkan api dari dispenser cuma kemarin mungkin motor sudah ambruk dulu lalu diseret menjauh dispenser nah itu mungkin SOP Pertamina. Terkait penggunaan APAR mungkin itu jadi miskomunimasi tapi yang pasti jalur kekeluargaan sudah ditempuh dan sudah selesai,” jelas Ade.

Ia juga mengingatkan agar pekerja dengan risiko tinggi seperti di SPBU seharusnya sudah memiliki ketrampilan menggunakan APAR. Sehingga ketika ada kejadian kebakaran, maka petugas tidak lagi panik.

“Karyawan SPBU yang berdampingan dengan risiko tinggi maka seharusnya mereka lebih terlatih dan terampil menggunakan APAR,” pungkasnya.

You Might Also Like

Pengelola Kawasan Industri BSB Diminta Memasang Portal Ketinggian
Hotel Ciputra Semarang Salurkan Hewan Kurban ke Polsek Semarang Tengah dan Kelurahan Pekunden
Dishub Akan Pasang Portal Ketinggian untuk Minimalisir Kecelakaan di Silayur
Tampil Memukau di Medan, Kota Semarang Raih Penghargaan Performa Terbaik Karnaval Budaya Nusantara Rakernas XVIII APEKSI 2026
DLH Tegaskan Pembayaran Retribusi Sampah dengan Non Tunai
TAGGED:APARDamkarsemarang
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
Daerah

Sekda Jateng Sumarno Salurkan Hewan Kurban untuk Korban Banjir Grobogan

Estu Aprilio
Estu Aprilio
27 Mei 2026
Taj Yasin Bangun Kembali Masjid Bersejarah yang Ludes Terbakar
Gubernur Jateng Salurkan Sapi Kurban Seberat Hampir Satu Ton untuk Warga Huntara Tegal
Film Keluarga Suami Adalah Hama Gambarkan Dinamika Pasutri di Kehidupan Nyata
Pharma City Bakal Permudah Akses Masyarakat Semarang Dapatkan Obat
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
Suara Jateng adalah media independen tentang berita terkini seputar Jawa Tengah.
  • Kantor dan Redaksi
  • Pedoman Kebijakan dan Privasi
  • Pedoman Media Saiber
  • Kantor dan Redaksi
  • Pedoman Kebijakan dan Privasi
  • Pedoman Media Saiber
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?