By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
SUARA JATENGSUARA JATENGSUARA JATENG
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Semarang
  • Lifestyle
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Hukum Kriminal
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Politik
  • Olahraga
Reading: Pengamat Soroti Silayur: Dari Desain Lama ke Pendekatan Keselamatan Modern
Share
Font ResizerAa
SUARA JATENGSUARA JATENG
  • Semarang
  • Lifestyle
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Hukum Kriminal
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Politik
  • Olahraga
Search
  • Semarang
  • Lifestyle
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Hukum Kriminal
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Politik
  • Olahraga
Have an existing account? Sign In
Follow US
Semarang

Pengamat Soroti Silayur: Dari Desain Lama ke Pendekatan Keselamatan Modern

Estu Aprilio
Last updated: 7 Mei 2026 7:58 pm
Estu Aprilio
Published: 7 Mei 2026
Share
SHARE

suarajateng.com (Semarang), – Kawasan Jalan Prof. Hamka (Turunan Silayur) kini mulai dipandang dari sudut yang berbeda: bukan semata sebagai ruas jalan rawan, melainkan sebagai “laboratorium terbuka” untuk pengembangan keselamatan jalan di wilayah berbukit perkotaan.

Persoalan konstruksi geometrik jalan di kawasan ini, termasuk tingkat kelandaian yang ekstrem, merupakan bagian dari pembangunan infrastruktur yang telah dirancang dan dilaksanakan pada periode sebelumnya. Kondisi tersebut kini menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Semarang di bawah kepemimpinan Wali Kota saat ini untuk diperkuat dari sisi keselamatan dan manajemen lalu lintas.

Pendekatan ini mengemuka seiring meningkatnya perhatian terhadap hasil kajian teknis bersama Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dan Dinas Perhubungan Kota Semarang yang memetakan secara detail karakteristik geometri jalan, lalu lintas campuran, hingga faktor lingkungan yang memengaruhi risiko di kawasan tersebut.

Pengamat transportasi Djoko Setijowarno menilai, langkah yang ditempuh saat ini menunjukkan kemajuan penting dalam cara pemerintah daerah merespons kondisi infrastruktur eksisting secara lebih komprehensif dan berbasis data.

“Ini contoh kasus yang sangat lengkap. Ada aspek kemiringan ekstrem, aktivitas industri, permukiman, sampai perilaku lalu lintas yang semuanya saling beririsan,” ujarnya.

Dari hasil evaluasi KNKT, ruas jalan sepanjang sekitar 10 kilometer ini memiliki tingkat kelandaian yang mencapai 16 persen, jauh di atas standar ideal jalan di medan perbukitan. Kondisi ini menjadi tantangan teknis yang tidak ringan, namun sekaligus menjadi dasar penting bagi Pemerintah Kota untuk merancang sistem keselamatan yang lebih adaptif dan terukur.

Sejumlah langkah mitigasi kini terus diperkuat, mulai dari pemasangan rambu peringatan, pembatasan jam operasional kendaraan besar, hingga edukasi keselamatan kepada pengemudi. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen Pemkot Semarang untuk memastikan infrastruktur yang telah ada tetap aman digunakan masyarakat.

Dalam perspektif perencanaan kota, kawasan sekitar Bukit Semarang Baru (BSB) juga mulai diarahkan pada penataan pertumbuhan yang lebih terukur. Rekomendasi untuk mengendalikan ekspansi industri hingga tersedia jalur alternatif menjadi bagian dari strategi menjaga keseimbangan antara mobilitas dan keselamatan.

Melalui penguatan berbasis kajian teknis dan kolaborasi lintas pihak, Pemerintah Kota Semarang berupaya menghadirkan solusi berkelanjutan atas tantangan infrastruktur yang telah ada. Silayur pun diproyeksikan tidak hanya menjadi lebih aman, tetapi juga menjadi rujukan nasional dalam penanganan jalan menurun ekstrem di kawasan perkotaan.

Transformasi ini menegaskan bahwa pengelolaan infrastruktur tidak berhenti pada pembangunan, tetapi juga pada keberlanjutan penanganan dan peningkatan keselamatan bagi seluruh pengguna jalan.(**)

You Might Also Like

Layers of Living di Artotel Gajahmada Semarang Bawa Karya Dua Seniman
Pemkot Semarang Perkuat Pengendalian Keselamatan Jalan di Kawasan Silayur
Proyek Geothermal Gunung Ungaran Jadi Sorotan, Farchan Minta Dampak Air Dikaji
Buka Porwakos 2026, Wali Kota Agustina Wilujeng Ajak Warga Pererat Persaudaraan Lewat Olahraga
Taj Yasin Minta Koperasi Merah Putih Berbasis Syariah Terus Dikembangkan
TAGGED:Keselamatansilayur
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
Semarang

PKL di Simpang Lima Disterilkan Jelang MTQ Nasional, Disdag Semarang Siapkan Lokasi Alternatif

Estu Aprilio
Estu Aprilio
28 Agustus 2026
Kota Semarang Raih Juara Umum Peparpeda Jateng 2026
Produksi Padi di Jawa Tengah Capai 4,6 Juta Ton
DLH Mencatat Sudah Ada 80 Investor Minat Proyek PSEL Semarang
Kena Prank DC Pinjol, Damkar Laporkan ke Polisi
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
Suara Jateng adalah media independen tentang berita terkini seputar Jawa Tengah.
  • Kantor dan Redaksi
  • Pedoman Kebijakan dan Privasi
  • Pedoman Media Saiber
  • Kantor dan Redaksi
  • Pedoman Kebijakan dan Privasi
  • Pedoman Media Saiber
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?