By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
SUARA JATENGSUARA JATENGSUARA JATENG
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Semarang
  • Lifestyle
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Hukum Kriminal
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Politik
  • Olahraga
Reading: Pemkot Semarang Terima Tim Verifikasi Kemensos, Pastikan Keseriusan dalam Mengusulkan KH Sholeh Darat Jadi Pahlawan Nasional
Share
Font ResizerAa
SUARA JATENGSUARA JATENG
  • Semarang
  • Lifestyle
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Hukum Kriminal
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Politik
  • Olahraga
Search
  • Semarang
  • Lifestyle
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Hukum Kriminal
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Politik
  • Olahraga
Have an existing account? Sign In
Follow US
DaerahSemarang

Pemkot Semarang Terima Tim Verifikasi Kemensos, Pastikan Keseriusan dalam Mengusulkan KH Sholeh Darat Jadi Pahlawan Nasional

Estu Aprilio
Last updated: 14 Juli 2026 10:09 pm
Estu Aprilio
Published: 14 Juli 2026
Share
SHARE

suarajateng.com (Semarang) = Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng bersama jajaran menerima kunjungan Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Pusat (TP2GP) Kementerian Sosial RI di Kantor Wali Kota Semarang, Kompleks Balai Kota Semarang, Selasa (14/7). Kunjungan ini merupakan bagian dari proses verifikasi lapangan atas usulan gelar Pahlawan Nasional bagi KH Sholeh Darat, ulama besar asal Kota Semarang yang hidup pada 1820–1903.

Tim TP2GP yang hadir antara lain Abdul Muis, S.Sos., MPM selaku Staf Ahli Menteri Sosial Bidang Aksesibilitas Sosial, Prof. Dr. Yety Rochwulaningsih, M.Si (sejarawan Universitas Diponegoro), Adoniati Meyria Widaningtyas H, SH., M.Si dari Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah, serta Muhamad Agus Taufiq selaku ahli waris KH Sholeh Darat. Tim ini diterima langsung oleh jajaran Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD) Kota Semarang, yang beranggotakan unsur pemerintah daerah, TNI-Polri, akademisi, dan sejarawan dari berbagai perguruan tinggi di Kota Semarang.

Agustina Wilujeng dalam sambutannya menyampaikan, bagi masyarakat Kota Semarang, nama KH Sholeh Darat bukan sekadar catatan sejarah, melainkan sosok yang turut mempertahankan tata nilai dan budaya masyarakat di tengah masa penjajahan Hindia Belanda. Ia menyebut KH Sholeh Darat berjasa menerjemahkan kitab-kitab keagamaan, termasuk Al-Qur’an, ke dalam bahasa yang mudah dipahami masyarakat, sehingga ajaran agama dapat menyebar luas hingga ke seluruh Jawa Tengah.

“Pengusulan beliau sebagai pahlawan nasional bukan hanya semata-mata untuk memberikan penghormatan kepada tokoh, tapi lebih dari itu adalah sebuah ikhtiar untuk menghadirkan keteladanan yang memberi arah pada perjalanan perjuangan bangsa ini,” ujar Agustina.

Ia menambahkan, sejumlah murid KH Sholeh Darat seperti KH Ahmad Dahlan, KH Hasyim Asy’ari, dan RA Kartini kelak dikenal sebagai tokoh nasional, dan jejak pemikiran beliau turut mengutip nama serta karya-karya sang guru. Pemerintah Kota Semarang menyatakan komitmennya mengawal seluruh tahapan pengusulan, mulai dari penyusunan dokumen, penguatan kajian akademik, hingga pembentukan Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah yang melibatkan unsur pemerintah, akademisi, sejarawan, dan tokoh masyarakat.

Sementara itu, Abdul Muis mewakili TP2GP menjelaskan, berdasarkan hasil sidang TP2GP, terkait proses usulan KH Sholeh Darat dinyatakan memenuhi syarat dengan sejumlah catatan penyempurnaan, yang saat ini tengah ditindaklanjuti bersama tim akademik penyusun naskah. Ia menekankan pentingnya penguatan sumber data primer serta narasi mengenai kontribusi KH Sholeh Darat dalam membangun kesadaran kebangsaan pada masanya.

Verifikasi lapangan ini berlangsung 14–16 Juli 2026, mencakup pertemuan dengan TP2GD Kota Semarang serta kunjungan ke sejumlah tempat bersejarah dan sarana monumental terkait KH Sholeh Darat. Setelah tahap ini, revisi naskah akademik ditargetkan rampung akhir Juli hingga 10 Agustus 2026, sebelum diteruskan untuk pembahasan lebih lanjut.

Pemerintah Kota Semarang berharap proses ini dapat memperkuat kajian akademik mengenai rekam jejak dan pengaruh KH Sholeh Darat, sekaligus menjadi bagian dari upaya merawat memori kolektif dan menghadirkan keteladanan bagi generasi masa kini.

You Might Also Like

Tangis Haru Valentina dan Sekolah Kemitraan Pemprov Jateng
DPU Kaji Rencana Pelebaran Jalan di Prof Hamka
Desa Wisata Semarang Naik Kelas, Bidik Pasar Wisatawan Mancanegara
Tak Perlu Antre, Warga Semarang Bisa Akses 20 Layanan Lewat Satu Aplikasi
Minat Investasi di Jawa Tengah Terpantau Cukup Tinggi
TAGGED:KH Sholeh daratWali Kota Semarang
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
Daerah

Produksi Padi di Jawa Tengah Capai 4,6 Juta Ton

Estu Aprilio
Estu Aprilio
4 Mei 2026
Potensi Kerugian Akibat Perubahan Iklim Bisa Capai Rp 2.005 Triliun pada 2029
DLH Tegaskan Pembayaran Retribusi Sampah dengan Non Tunai
Polemik Toko Roti Gambang, Disdag Sebut Justru Meramaikan Pasar Johar
Hidden Ways To Save Money That You Might Be Missing
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
Suara Jateng adalah media independen tentang berita terkini seputar Jawa Tengah.
  • Kantor dan Redaksi
  • Pedoman Kebijakan dan Privasi
  • Pedoman Media Saiber
  • Kantor dan Redaksi
  • Pedoman Kebijakan dan Privasi
  • Pedoman Media Saiber
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?